BSI Catat Kinerja Solid Pembiayaan Kendaraan Bermotor Sepanjang 2025

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:30:07 WIB
BSI Catat Kinerja Solid Pembiayaan Kendaraan Bermotor Sepanjang 2025

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan signifikan dalam pembiayaan kendaraan bermotor sepanjang tahun 2025. 

Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan daya beli masyarakat dan kondisi ekonomi nasional yang membaik. Peningkatan ini menjadi indikator positif bagi industri perbankan syariah dan menunjukkan minat masyarakat yang tinggi terhadap pembiayaan kendaraan.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menyampaikan dalam keterangan tertulis bahwa pembiayaan kendaraan bermotor naik sebesar 19 persen secara tahunan (year on year/yoy), setara Rp 6,41 triliun. 

“BSI OTO mencatatkan kinerja solid tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri sekitar 7 persen,” ujarnya. Pencapaian ini menunjukkan bahwa strategi BSI dalam menyalurkan pembiayaan kendaraan telah berjalan efektif.

Kinerja positif ini juga mencerminkan keberhasilan BSI dalam menyesuaikan produk dan layanan pembiayaan dengan kebutuhan pasar. Dengan angka pertumbuhan yang melebihi rata-rata industri, BSI berhasil menegaskan posisi sebagai salah satu penyedia pembiayaan kendaraan bermotor syariah yang kompetitif di Indonesia.

Faktor Pendorong Pertumbuhan Pembiayaan

Menurut Kemas Erwan, pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor didorong oleh meningkatnya permintaan di wilayah dengan mobilitas tinggi dan konsentrasi industri yang padat, seperti Jabodetabek, Medan, Surabaya, dan Makassar. Permintaan yang tinggi di kota-kota besar ini menjadi pemicu utama kenaikan penyaluran pembiayaan.

Selain lokasi strategis, faktor lain yang mendorong pertumbuhan adalah strategi pembiayaan yang tepat sasaran dan manajemen risiko yang efektif. Pendekatan ini memungkinkan BSI menyalurkan pembiayaan secara efisien, memastikan nasabah memperoleh kendaraan dengan proses cepat dan nyaman.

BSI juga menjalin kerja sama dengan Mandiri Utama Finance (MUF) Syariah untuk mempercepat proses pembiayaan. “Karena memang MUF Syariah fokus di pembiayaan kendaraan baik mobil baru, mobil bekas, dan motor baru,” jelas Kemas Erwan. 

Sinergi ini memperkuat kemampuan BSI dalam memenuhi kebutuhan nasabah dan meningkatkan penetrasi di segmen kendaraan bermotor.

Dampak Strategi dan Sinergi BSI-MUF Syariah

Kolaborasi antara BSI dan MUF Syariah menjadi faktor penting keberhasilan penyaluran pembiayaan. MUF Syariah memiliki fokus pada pembiayaan mobil baru, mobil bekas, serta sepeda motor baru, sehingga proses persetujuan pembiayaan menjadi lebih cepat, efisien, dan sesuai prinsip syariah.

Sinergi ini juga memastikan pembiayaan aman dan nyaman bagi nasabah, dengan prosedur yang transparan dan mudah diakses. Pendekatan BSI yang tepat sasaran, manajemen risiko yang baik, serta kemitraan strategis dengan MUF Syariah membuat pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor BSI jauh lebih tinggi daripada rata-rata industri, yang hanya tumbuh 7 persen.

Selain itu, berbagai promo dan program menarik dari BSI semakin mendorong permintaan pembiayaan kendaraan. Dengan kombinasi strategi yang tepat dan kemitraan yang solid, BSI mampu menjaga kinerja pembiayaan kendaraan tetap tinggi, sekaligus meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah.

Optimisme Pertumbuhan Kuartal I 2026

Kemas Erwan Husainy optimistis pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor akan terus berlanjut pada Kuartal I 2026. Momentum Ramadhan dan Idul Fitri, yang jatuh pada Februari dan Maret, diprediksi menjadi pendorong utama. Secara historis, permintaan pembiayaan kendaraan meningkat sekitar 10-15 persen menjelang Ramadhan.

Pertumbuhan kredit kendaraan bermotor tahun ini juga didukung oleh stimulus pemerintah terkait keringanan subsidi kendaraan listrik. Minat masyarakat terhadap pembiayaan syariah, ditambah berbagai promo menarik dari BSI, diyakini akan mendorong pertumbuhan penyaluran pembiayaan hingga dua digit.

Optimisme ini selaras dengan strategi BSI untuk fokus pada segmen kendaraan bermotor, menekankan prinsip syariah, keamanan, dan kenyamanan bagi nasabah. 

Dengan pendekatan ini, BSI menargetkan pertumbuhan yang lebih tinggi daripada rata-rata industri, sekaligus memperluas pangsa pasar di sektor kendaraan bermotor.

BSI berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang aman, nyaman, dan sesuai prinsip syariah. Pertumbuhan 19 persen sepanjang 2025 membuktikan bahwa strategi tepat, kemitraan dengan MUF Syariah, dan fokus pada wilayah potensial berhasil mendorong penyaluran pembiayaan.

Selain itu, BSI terus menyesuaikan produk dan layanan agar sesuai kebutuhan nasabah, baik kendaraan baru maupun bekas. Hal ini mencerminkan kesiapan BSI menghadapi lonjakan permintaan pembiayaan menjelang momentum Ramadhan dan Idul Fitri.

Dengan strategi yang matang, sinergi dengan MUF Syariah, dan program promosi yang menarik, BSI mampu mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan di sektor kendaraan bermotor. Investor dan nasabah pun dapat menikmati pembiayaan yang nyaman, cepat, dan aman sesuai prinsip syariah.

Ke depan, BSI berfokus memperkuat posisi sebagai penyedia pembiayaan kendaraan bermotor syariah terdepan di Indonesia. 

Dengan terus menghadirkan inovasi produk dan layanan, BSI memastikan nasabah mendapatkan pengalaman pembiayaan yang optimal, sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis tetap solid di tengah persaingan industri yang kompetitif.

Terkini